Sahabat Lansia Luak Bega: Dukungan Sehat untuk Usia Emas yang Berdaya
Tantrum dan 4 Cara Mengatasinya
![]() |
Pict. iStock |
Ciri-Ciri Tantrum.
![]() |
Pict. iStock |
Penyebab Tantrum.
Tipe Tantrum.
4 Cara Mengatasi Tantrum.
- Tetap tenang. Orang tua atau pun pengasuh anak, harus berusaha tetap tenang dan tidak merespons anak yang sedang tantrum dengan emosi, karena hal itu akan membuat anak menjadi bertambah emosi bahkan melempar barang-barang.
- Berikan ruang untuk meredakan emosi. Biarkan anak menenangkan diri, akan tetapi kita harus tetap awasi untuk memastikan keamanan mereka.
- Alihkan perhatian. Mengalihkan perhatian anak ke hal lain sering kali bisa membantu menghentikan tantrum.
- Berkomunikasi setelah tantrum. Setelah tantrum selesai, jelaskan kepada anak dengan lembut tentang apa yang terjadi dan bantu mereka memahami cara mengekspresikan emosi dengan cara yang lebih baik.
![]() |
Pict. iStock |
Ketenagakerjaan Inklusif Untuk Wujudkan Mimpi OYPMK dan Disabilitas
"Setelah kehilangan empat jari dalam sebuah insiden kecelakaan kerja, Saya di-PHK sepihak." Ungkap Giri Pamungkas, pemuda berusia 27 tahun asal Karawang, dikutip dari bisnisindonesia.id.
Tidak hanya Giri saja yang mengalami penolakan di tempat-tempat kerja, namun cukup banyak terjadinya praktik penolakan terhadap penyandang OYPMK dan disabilitas dalam dunia kerja. Bahkan, mereka kerap mendapatkan penolakan hingga perlakuan yang tidak menyenangkan, mulai dari perundungan, hingga perlakuan diskriminatif. Mirisnya lagi, di berbagai daerah, baik pasien Kusta, penyandang Disabilitas karena kusta, maupun Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) sebagai bagian dari kelompok rentan, seringkali berada pada kondisi ekonomi yang buruk dan tidak memiliki akses matapencaharian yang layak. Berbagai bentuk stigma pun mereka alami, meskipun sudah menjalani berbagai pengobatan dan sembuh dari kusta, mereka tetap saja terjebak dalam lingkaran diskriminasi, dan salah satu dampaknya OYPMK dan penyandang disabilitas kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Diskriminasi masih kerap dirasakan karena mereka dianggap tidak mandiri. Dan demi mencapai kemandirian, penyandang disabilitas OYPMK melakukan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan keterampilan sosial. Adanya UU No.8 Tahun 2016, membuat para penyandang disabilitas bekerja di suatu perusahaan. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas karena mereka harus dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Untuk mengurangi serta menghapus bentuk diskriminasi tersebut, berita KBR bekerjasama dengan NLR Indonesia mengadakan live streaming pada hari Rabu, Tanggal 28 Desember 2022 baru-baru ini, tentunya ingin mengajak blogger, media dan masyarakat luas ikut menyebarkan informasi menarik mengenai kesempatan baik untuk OYPMK dan Penyandang disabilitas dalam mendapat kesempatan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan, dengan tema "Praktik Baik Ketenagakerjaan Inklusif: Mengantar Mimpi OYPMK dan Disabilitas". Dalam diskusi tersebut menghadirkan dua orang narasumber, diantaranya:
1. Abdul Mujib selaku ketua Forum Komunikasi Disabilitas Cirebon.
2. Antony Ginting selaku recruitment dan Selection Manager HO Alfamart
Sekilas Tentang Forum Komunikasi Disabilitas Cirebon (FKDC)
Dalam kesempatannya, Pak Abdul Mujib menyampaikan jika FKDC sebuah perkumpulan atau wadah untuk saling berpartisipasi kemampuan, keterampilan atau pengetahuan antar sesama difabel dan orang-orang yang pernah mengalami kusta. Selain itu juga menjadi sumber informasi kegiatan bagi difabel dan OYPMK sehingga terjadi interaksi serta bisa saling memotivasi sesama difabel.
Dengan kegiatan positif seperti itu, tentunya membuat difabel bisa lebih percaya diri dan bisa mendapat kesempatan kerja yang sama sebagaimana mereka yang normal dapatkan. Sehingga perlahan, perilaku diskriminasi yang kerap terjadi kian berkurang di tengah masyarakat.
"Tujuan adanya FKDC juga untuk meningkatkan dan mengentaskan permasalahan yang sering dihadapi oleh mereka," lanjutnya.
Forum Komunikasi Disabilitas Cirebon (FKDC) berdiri bulan April tahun 2007 dengan jumlah anggota sebanyak 285 orang, dengan masing-masing rincian sebanyak 235 orang dari disabilitas, dan sebanyak 50 orang dari OYPMK yang kesemuanya berasal dari Cirebon.
Menurut Pak Abdul Mujib, aksi nyata yang sudah dilakukan oleh FKDC Cirebon beberapa diantaranya seperti misalnya dunia ketenagakerjaan, FKDC mendorong teman-teman difabel dan OYPMK untuk melamar kerja di Alfamart, dan sejauh ini sudah ada sekitar 21 orang yang direkrut meskipun belum ada yang mendapatkan panggilan. Selain itu, sudah ada dua orang teman OYPMK yang sudah diangkat menjadi PNS, yakni satu orang menjadi guru SMK dan satu orang menjadi guru di Sekolah Luar Biasa (SLB). Dan masih ada beberapa teman OYPMK dan Disabilitas yang telah mendapatkan penempatan yang layak di tempat kerja.
Kesempatan dan Hak untuk Disabilitas dan OYPMK
Kesempatan kerja untuk disabilitas dan OYPMK telah dilakukan oleh Alfamart sejak tahun 2016, sejak pemerintah mengeluarkan UU yang mewajibkan perusahaan swasta untuk mempekerjakan disabilitas dan OYPMK sebanyak satu persen dari penerimaan karyawan pada perusahaan tersebut.
"Dalam perekrutan karyawan Alfamart--baik difabel maupun OYPMK--Alfamart berkolaborasi dengan yayasan disabilitas maupun sekolah seperti SLB, hingga universitas." Terang Pak Antony Ginting.
Nah, pada hakikatnya, penyandang disabilitas dan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) mempunyai hak yang setara dengan orang yang normal. Dan kita, hendaknya ikut berkontribusi dengan tidak mengucilkan dan memberikan kesempatan yang sama untuk mereka agar hidup mereka bisa lebih baik dan lebih sejahtera.
Kisah Elmi Sumarni Ismau, Sosialisasi Difabel Berdasarkan Pengalaman
Elmi Sumarni Ismau adalah salah satu penerima apresiasi SATU Indonesia Award dari ASTRA. Elmi yang bermukim di Kupang, Nusa Tenggara Timur adalah seorang difabel yang memakai kursi roda. Sebagai penyandang disabilitas, Elmi sangat memahami kesulitan yang dialaminya dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Elmi dengan kelima temannya (lima orang difabel, dan satu non-disabilitas), mereka membentuk Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas Untuk Inklusi atau GARAMIN. Gerakan yang diprakarsai saat pandemi Covid ini pada 14 Februari 2020, berhasil mendapatkan perhatian masyarakat.
Alasan GARAMIN menjalani aktivitasnya adalah berdasarkan keinginan untuk mengubah mindset tentang penyandang disabilitas. Tujuannya secara luas adalah mensosialisasikan bahwa penyandang disabilitas dapat mandiri layaknya orang biasa bila diberikan akses dan kesempatan.
Kisah inspiratif Elmi bahkan mendapatkan apresiasi ASTRA dan bisa berkontribusi secara luas. Artikel ini mengulas secara singkat bagaimana cerita Elmi mempengaruhi kisah pada disabilitas dan merubah naratif mereka dalam berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan yang inklusif.
Kontribusi GARAMIN Dalam Membantu Sesama Difabel
GARAMIN sebagai institusi dijalani dengan serius dan bahkan legal. Hal ini termasuk melegalkan aktifitasnya dengan notaris. Dengan demikian, gerakannya bisa lebih meluas dan juga didukung dengan bantuan hukum. Sejak awal didirikannya, ada banyak hal yang telah GARAMIN lakukan. Beberapa di antaranya termasuk :
1. Layanan Kesehatan Selama Pandemi COVID-19
Secara umum kita semakin tereduksi masalah kesehatan ketika pandemi COVID-19. Para penyandang disabilitas mengalami kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena berbagai alasan. Mereka dinilai layaknya orang yang sakit, data mereka tidak terdata dengan rapi, dan yang paling penting adalah penjadwalan vaksin bagi penyandang disabilitas yang tidak kunjung mendapatkan giliran.
2. Kegiatan Relawan
GARAMIN melakukan pendampingan agar dibukakan akses untuk memperoleh vaksinasi COVID-19. Walau memiliki keterbatasan, anggota GARAMIN NTT membuktikan kalau mereka juga bisa jadi relawan dan berkontribusi saat terjadi Badai Seroja di NTT pada April 2021.
Para relawan membantu rekan disabilitas di lokasi bencana. GARAMIN juga menyediakan alat bantu, menyediakan akses dan fasilitas di tempat umum, dan juga mensosialisasikan apa yang bisa masyarakat lakukan untuk mendukung kemandirian para difabel di desa-desa.
3. Kerjasama Dengan Pemerintah
Elmi sangat menyadari kalau pihak pemerintah perlu dilibatkan agar bisa membuat perubahan yang berdampak nyata. Elmi mengusulkan keberadaan desa inklusif untuk bisa mendukung kehidupan para disabilitas. Hal tersebut disambut baik dengan didirikannya 6 desa inklusif sebagai percontohan.
Elmi juga menyoroti kurangnya materi bacaan untuk para tuna netra. Dengan mengangkat isu tersebut, pemerintah pun tergerak untuk menambah bahan bacaan Braille untuk mereka yang membutuhkannya.
Elmi dan teman-teman difabel adalah satu dari banyak pejuang muda di negeri ini yang patut dijadikan inspirasi. Difabel adalah kelompok masyarakat yang belum mendapat perhatian optimal baik dari pemerintah daerah maupun pusat.
Apresiasi SATU dari ASTRA memberikan perhatian pada masalah tersebut. Wanita hebat ini kini mengabdi dan merupakan aktivis disabilitas di Kupang, Nusa Tenggara Timur yang sangat aktif. Elmi Sumarni memahami kesulitan para difabel berdasarkan pengalamannya sendiri.
Dengan demikian, beliau jadi lebih semangat untuk berbagi info untuk mensosialisasikan bagaimana caranya berinteraksi dengan para penyandang disabilitas. Elmi juga mulai menyoroti isu berat dimana penyandang disabilitas perlu memperjuangkan hak mereka.
Penghargaan dari Astra Indonesia, yang diperolehnya pada 2021 membuktikan kalau semua usahanya diapresiasi oleh banyak orang. Dedikasi dan semangat Elmi bahkan terdengar melampaui wilayah Nusa Tenggara Timur.
Keterbatasan fisik tidak membuat Elmi jadi terpuruk. Khususnya karena kondisi Elmi yang jadi difabel bukan sejak lahir. Karena kecelakaan yang dialaminya, Elmi bangkit untuk merubah keadaan dengan tekad dan dukungan orang-orang disekitarnya.
Kumpulan Resep Makanan Sehat Tanpa Micin
"Ma, Papa mau bawa bekal buat kerja besok. Kira-kira apa menunya?"
Setiap kali suami akan berangkat kerja, pagi-pagi sekali Saya mulai berkutat di dapur, tentu saja untuk memasak menu bekalnya. Sudah sejak lama - tepatnya setelah menikah - Saya akan membuatkan bekal makan siang suami, yang Saya persiapkan setelah selesai sarapan pagi. Hal ini biasa Saya lakukan, selain menghemat pengeluaran juga agar makan suami terjaga dari kebersihan dan demi untuk kesehatan. Apalagi masakan di luaran biasanya tidak akan lepas dari penggunaan micin.
Cinta Tanpa Micin
Sebagai bentuk cinta dan sayang Saya terhadap keluarga, sudah sejak dulu Saya mengurangi bahkan menghindari penggunaan micin pada olahan masakan yang Saya buat. Sebab, bagi Saya cinta tanpa micin adalah cinta yang sesungguhnya, cinta yang dibuktikan dengan senantiasa menyajikan masakan sehat untuk keluarga, tapi bukan berarti yang masih menggunakan micin tidak cinta sama keluarga ya 🤗☺️.
Dalam menyajikan masakan, terlebih jika ingin membuat masakan dengan menggunakan tepung, Saya biasanya menggunakan tepung kobe dan salah satunya Kobe Tepung Serbaguna Premium. Tepung Kobe ini tidak mengandung MSG, juga tanpa pengawet dan pewarna buatan. Selain itu, tepung Kobe juga mengandung zat besi, Vitamin B2, Vitamin B9, serat pangan dan mineral zinc yang berguna untuk pemenuhan kelengkapan nutrisi.
Oiya, Moms, tepung serbaguna premium ini praktis digunakan juga cocok banget untuk membuat hidangan gorengan apapun seperti seafood, tempe, tahu, ayam dan masih banyak lainnya. Nah, pas lagi ada ayam, Saya pun membekali suami menu makan siang dengan Ayam Kobe Tepung Crispy plus sambel tomat. Supaya Moms bisa nyobain juga di rumah, berikut resepnya dan beberapa resep lainnya.
Ayam Goreng Buttermilk
Ayam Goreng Buttermilk ini cocok banget buat yang ingin menikmati rasa daging ayam yang juicy di dalam dengan perpaduan kulit ayam yang gurih dan juga renyah berbumbu. Nah, agar kulit ayam menjadi crunchy, rahasianya cukup gunakan Kobe Tepung Serbaguna Premium yang non MSG.
Bahan:
1 bungkus Kobe Tepung Serbaguna Premium (200gr)
1/2 ekor ayam (potong menjadi 6 bagian atau sesuai selera)
120 ml susu cair
1/2 sendok makan cuka atau 2 slice potongan jeruk lemon
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Cara membuat:
Ambil wadah berukuran sedang, lalu rendam ayam dengan susu yang sudah dicampur dengan cuka atau air jeruk lemon selama 2 jam.
Panaskan minyak goreng dengan api kecil. Ambil ayam dalam rendaman susu kemudian gulirkan ke tepung kering Kobe Tepung Serbaguna Premium, lalu cubit-cubit hingga rata.
Goreng ayam hingga kuning kecoklatan. Lalu angkat dan tiriskan.
Ayam Crispy Gandum
Menu satu ini tentunya terbilang unik, karena menggunakan campuran gandum sebagai bumbunya.
Bahan:
1 bungkus Kobe Tepung Serbaguna Premium (200gr)
200 gram ayam dada fillet
50 gram bawang bombay (cincang kasar)
2 siung bawang putih (cincang)
50 gram gandum (sangrai)
1 sachet Saus Tiram Selera
1 sachet BonCabe level 3 rasa Nori
1 sachet BonCabe level 15 rasa Original
Air secukupnya
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Margarin secukupnya
Cara Membuat:
Bersihkan ayam terlebih dulu kemudian potong-potong dengan ukuran sesuai selera lalu rendam dalam air.
Ambil ayam dan baluri dengan Kobe Tepung Serbaguna Premium. Goreng hingga kuning kecolatan.
Panaskan margarin. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan Saus Tiram Selera, air dan gandum. Aduk rata.
Masukkan ayam, tambahkan BonCabe level 15 dan BonCabe Nori. Aduk sampai rata.
Angkat dan Ayam Crispy Gandum siap disajikan.
Ayam Goreng Non Msg
Menu satu ini adalah salah satu kreasi menu ayam goreng sehat untuk keluarga tercinta. Cara masaknya pun sangat mudah bahkan bisa menjadi resep ayam paling praktis di rumah, sebab hanya dengan menggunakan Kobe Tepung Serbaguna Premium saja, dan cukup balur ayam pada tepung kering lalu goreng hingga matang. Meski tepung yang digunakan tidak mengandung MSG namun tetap menghasilkan cita rasa ayam goreng yang renyah dan gurih lezat.
Bahan:
1 bungkus Kobe Tepung Serbaguna Premium (200gr)
1/2 ekor ayam potong menjadi 4 bagian
100 ml air
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Cara Membuat:
Potong ayam dengan ukuran sedang, lalu cuci bersih dan rendam dalam air.
Panaskan minyak ke dalam wajan. Ambil ayam dalam air dan lumuri dengan tepung kering Kobe Tepung Serbaguna Premium lalu cubit-cubit ringan.
Goreng ayam dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan lalu angkat dan tiriskan.
Buat Mamah yang ingin mencoba beberapa resep menu yang sudah Saya jabarkan di atas, boleh banget. Dan, kalau ingin mencoba resep masakan non MSG lainnya juga bisa kunjungi websitenya dapurkobe yang tidak hanya mengulas kumpulan resep masakan sehat tanpa MSG saja tapi beragam resep masakan Indonesia lainnya yang mudah untuk dipraktekkan.
Oiya, Mamah, untuk produk Kobe Tepung Serbaguna Premium nya bisa Mamah dapatkan di Marketplace Shopee dan Tokopedia Kobe Official Store.
Mama's Choice Hand Gel, Hand Sanitizer Aman Untuk Bayi
Halo Moms, sebagai ibu baru tentunya banyak hal yang harus Saya gali, terutama soal kebersihan pada bayi. Bermain di lantai serta memasukkan benda ke dalam mulut merupakan hal yang normal bagi bayi, akan tetapi hal ini membuat para ibu khawatir dengan kesehatan anak, karena tentunya benda-benda tersebut terdapat bakteri dan kuman.
Dari apa yang Saya kutip menyatakan bahwa jumlah bakteri di tangan yang mencapai dua juta bakteri dapat menyebabkan diare dan penyakit pernapasan apabila kita tidak menerapkan cuci tangan yang baik dan benar.
Mencuci tangan tentunya bisa dilakukan di tempat-tempat tertentu yang terdapat air dan sabun, namun ada kalanya kita akan mengalami kesulitan untuk menemukan air dan sabun tersebut, misalnya tengah melakukan perjalanan yang cukup jauh. Nah, kalau sudah begitu tentunya kita membutuhkan sesuatu yang dapat membunuh kuman namun tetap aman dipakai terutama oleh bayi, tentunya kita membutuhkan hand sanitizer.
Apakah Hand Sanitizer Aman Buat Bayi?
Perlu diketahui ya Moms, jika penggunakan hand sanitizer yang berbahan kimia ternyata bisa memberikan dampak negatif yang cukup besar loh bagi kesehatan, apalagi jika hand sanitizer diberikan pada bayi maupun anak-anak. Karena selain mudah terbakar, hand sanitizer berbahan dasar alkohol ini juga bisa meningkatkan risiko infeksi virus yang memicu radang saluran pencernaan. Untuk itulah, kita mesti hati-hati dalam memilih hand sanitizer, terutama buat bayi.
Kulit bayi yang masih sensitif dan sangat lembut rentan mengalami masalah pada kulitnya, oleh karena itulah kulit bayi tidak boleh sembarangan bersentuhan dengan bahan kimia, sebab dapat menyebabkan iritasi kulit pada bayi.
Dan, ternyata ada loh Moms hand sanitizer yang aman untuk bayi, yakni Mama's Choice Hand Gel.
Nah, biar enggak makin penasaran, berikut ulasannya😊
Sekilas Tentang Mama's Choice
Mama's Choice merupakan produk perawatan untuk para ibu hamil, menyusui dan bayi. Sejak awal berdirinya telah berkomitmen untuk menyeduakan produk perawatan pilihan yang efektif serta bebas toksin bagi ibu hamil, menyusui dan juga bayi. Semua produk Mama's Choice dipastikan teruji secara dermatologis, telah melalui uji klinis, hipoalergenik serta Halal. Sehingga bersama Mama's Choice, mama bisa #KurangiWorry.
Mama's Choice Hand Gel Aman Untuk Bayi
Moms pastinya bertanya-tanya, apakah benar hand gel dari Mama's Choice ini aman untuk bayi? Tentu saja aman, Moms. Sebab Mama's Choice Mousturizing Hand Gel ini tidak mengandung paraben, bebas alkohol, bahkan parfum yang dapat mengganggu penciuman bayi yang sensitif.
Mama's Choice Baby Moisturizing Hand Gel ini dikemas dalam tabung 60ml, sehingga sangat praktis jika ingin dibawa kemana-mana, dan kita bisa mengoleskan ke telapak tangan anak kapan saja diperlukan, jadi bayi ataupun anak selalu berada dalam kondisi aman #SeamanPelukanMama 😊.
Review Mama's Choice Han Gel
Dari awal buka tutup Mama's Choice Hand Gel enggak tercium aroma menyengat seperti hand gel lainnya yang pernah Saya coba. Nah, ini tuh memang cocok banget buat bayi maupun anak-anak, sebab Mama's Choice Han Gel ini terbuat dari bahan alami, tidak mengandung alkohol, aman untuk kulit sensitif, Food Grade, melembutkan kulit dan tanpa pewangi buatan. Selain itu, packagingnya mungil, jadi bisa dimasukin ke dalam tas selempang jika bepergian bareng bayi maupun anak-anak, sebab praktis dan tidak mudah tumpah.
Sebelumnya, Saya pun mencoba sendiri, gel-nya enggak lengket ketika di-apply ke telapak tangan, sehingga Saya tidak perlu khawatir mengoleskannya ke telapak tangan anak, sebab mengandung antibakteri untuk perlindungan dari kuman dan bakteri tanpa perlu dibilas.
Ingredients:
Aqua, Glycerin, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Citrus Limonum Leaf Oil, Benzalkonium Chloride, Butylene Glycol, Ascorbic Acid, Citric Acid, Potassium sorbate.
Dan, yang nggak kalah pentingnya, Mama's Choice Hand Gel ini sudah bersertifikat Halal, jadi Saya sebagai muslim tentunya tenang untuk senantiasa mengoleskannya pada bayi dan anak saat diperlukan sewaktu-waktu.
Soal harga gimana, Moms? Moms cukup merogoh kocek Rp. 39.000 aja, sudah memberikan perlindungan buat anak maupun bayi. Terjangkau banget, kan!
Nah, itulah moms pengalaman Saya. Apapun yang kita berikan tentunya ingin yang terbaik buat bayi maupun anak-anak. Agar mereka terlindungi selalu😊. Buat Moms yang ingin tahu lebih banyak mengenai Mama's Choice dan apa saja produknya, bisa banget cek di akunnya berikut:
Instagram: @mamaschoiceid
Facebook: Mama's Choice Indonesia
Inovasi Terbaru Hansaplast Dilengkapi dengan Bacteria Shield
Halo moms, bagaimana aktivitasnya bersama keluarga di rumah selama pandemi, terutama saat bersama anak-anak, tentunya tetap seru ya? Harus dong. Sebab, melakukan beragam aktivitas eksplorasi, baik itu belajar dan bermain bersama keluarga tercinta tentunya memiliki manfaat yang sangat banyak, terutama bagi tumbuh kembang anak-anak. Sebab dapat mengasah kreativias serta kemampuan motorik pada anak.
Akan tetapi, setiap aktivitas yang dilakukan tentunya punya resikonya masing-masing, seperti yang pernah keponakan Saya alami, saat Asik-asiknya belajar bersepeda eh tiba-tiba jatuh dan telapak tangannya terluka. Nah, kalau sudah seperti ini tentunya butuh perawatan luka yang tepat agar tidak terjadi infeksi makin berlanjut. Soalnya Saya pernah alami - dulu sekali - saat usia masih sekolah dasar dan duduk di kelas satu, pernah belajar bersepeda dengan teman, saat nggak sengaja terjatuh dan lutut terluka ada yang menolong, lutut Saya dioleskan getah pisang dan pedihnya masyaa Allah. Saat Saya meringis katanya enggak apa-apa karena itu obat sedang bekerja. Alhasil, sampai sekarang lutut Saya sesekali kerap terasa nyeri.
Dari kejadian masa kecil yang Saya alami, Saya belajar banyak hal bahwa jika ada anggota tubuh yang terluka maka lakukanlah perawatan luka dengan cara yang baik dan benar, tidak asal-asalan. Karena, dikhawatirkan akan membahayakan diri jika perawatan yang dilakukan tersebut tidak tepat.
Hansaplast Hadir Dengan Logo dan Kemasan Terbaru
Ngomongin soal perawatan luka, tentunya kita sudah tak asing dengan Hansaplast. Bahkan, Saya pun stok hansaplast di rumah buat jaga-jaga jika ada yang terluka, tapi bukan buat yang luka hatinya loh 😂. Saat ini hansaplast tidak hanya mengeluarkan kemasan dan logo terbarunya saja, akan tetapi juga telah menghadirkan plester yang dilengkapi dengan Bacteria Shield. Dan, info ini Saya dapatkan saat mengikuti virtual gathering beberapa waktu lalu via zoom dengan tema "Seberapa Penting Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak Bersama Hansaplast". Acara tersebut diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya mengenal jenis luka serta cara penanganannya. Dalam acara tersebut menghadirkan Dokter Spesialis Anak, yakni dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A.
Dalam kesempatannya, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A menyampaikan: "Salah satu langkah optimalisasi stimulasi perkembangan anak yakni kita harus membiarkan anak bergerak bebas dalam eksplorasi lingkungan sekitar. Dan, tugas kita adalah memastikan jika lingkungan si Kecil aman dari segala bahaya."
Nah, inilah peran orangtua untuk mendampingi anak ketika bermain, selain itu dengan bermain bersama anak membuat kedekatan antara orangtua dengan anak makin akrab.
"Akan tetapi, terkadang kecelakaan kecil tak bisa dihindari, seperti misalnya terjatuh dan anak mengalami luka lecet. Jika hal itu terjadi, maka tugas kita sebagai orang tua adalah memahami serta mengartikulasi perasaan anak, seperti tanya apakah kakinya sakit dan kita menawarkan untuk membantu mengobati luka anak supaya cepat sembuh. Dengan kita memahami anak, tentunya anak akan merasa lebih aman dan lebih berani mengeksplor lingkungannya kembali." Lanjutnya.
Untuk hal perawatan luka, dr. Mesty menuturkan jika masih banyak beredar mitos keliru yang menyebar di masyarakat kita, misalnya mitos mengenai luka yang dibiarkan terbuka dan kering akan cepat sembuh. Padahal, luka yang dibiarkan terbuka sering kali dapat memperbesar resiko terkontaminasi kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Untuk itulah penting sekali kita menjaga kebersihan serta kelembaban daerah luka, dengan cara membersihkan luka tersebut dan membalutnya supaya proses penyembuhan luka lebih cepat.
Sebagai pelopor Plester perawatan luka, Hansaplast mempersembahkan generasi terbaru Plester di Indonesia, hal ini dilakukan sebagai bentuk lebih lanjut komitmen pada perlindungan dan perawatan luka, yaitu Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield.
Mengapa Memilih Hansaplast?
Kalau ditanya, mengapa Saya memilih hansaplast? Tentu saja karena hansaplast ini menjadi produk andalan keluarga ketika mengalami luka, yang terdiri dari Hansaplast Spray Antiseptik, Hansaplast Salep Luka dan Plester yang saat ini plester hansaplast hadir dengan inovasi barunya (dengan Bacteria Shield yang telah teruji secara klinis yang dapat melindungi luka dari kotoran serta bakteri penyebab infeksi). Selain itu, juga praktis jika mau dibawa kemana saja. Sehingga sedia terus hansaplast di rumah.
Nah, itulah info yang bisa Saya sampaikan kali ini, semoga bermanfaat!