Langsung ke konten utama

Penyebab Bayi Menggigit Mainan dan Cara Mengatasinya

Penyebab bayi menggigit mainan
Image: pixabay


"Sayang, mainannya jangan digigit. Kotor, Nak!"


"Ya ampun, udah dibilangin mainannya jangan dimasukin ke mulut!"


Halo Moms, pernahkah melihat bayi menggigit mainannya? Pastinya pernah ya. Bahkan enggak hanya sekali dua kali kita melihat kejadian tersebut. Hal ini kerap terjadi saat bayi mengalami fase tumbuh gigi, sehingga anak lebih suka menggigit mainannya.


Perlu diketahui ya, Moms, jika sebenarnya menggigit mainan tidak berbahaya bagi anak. Tapi, Moms juga perlu memerhatikan jenis mainan yang diberikan kepada anak, apakah terbuat dari bahan berbahaya atau tidak. Selain itu, tetap awasi anak ketika ia menggigit mainannya tersebut dan usahakan bukan mainan yang berukuran sangat kecil, sebab dikhawatirkan akan tertelan oleh anak ketiga ia menggigitnya.


Dilansir dari Healthline jika kebiasaan menggigit yang dilakukan oleh anak biasanya sifatnya sementara sehingga ketika anak telah bertambah usia maka kebiasaan tersebut pun bisa hilang, tentunya dengan mengajak anak berkomunikasi dan mengarahkannya dengan baik. 


Cara Atasi Kebiasaan Menggigit Mainan Pada Anak

Kebiasaan menggigit mainan yang dilakukan oleh anak biasanya terjadi karena anak sedang belajar mengelola gerak sensoriknya, dan bahkan ketika merasa bosan. Namun, kebiasaan ini tentunya bisa diatasi dengan beberapa cara berikut, yakni:

  • Memberikan Teether

Pemberian teether untuk bayi yang sedang tumbuh gigi sering dilakukan oleh orangtua, itu karena relatif aman jika masuk ke dalam mulut anak. Namun, kita juga mesti memerhatikan kondisi teether yang diberikan pada anak, jangan sampai tumbuh jamur pada mainan tersebut. 

  • Berikan Camilan Sehat

Memberikan camilan pada anak menjadi salah satu alternatif supaya anak tidak menggigit mainannya, tentu saja mom bisa dengan memberikan camilan dengan tekstur sedikit keras seperti misalnya cookies, ada beragam jenis cookies yang bisa Moms buat untuk buah hati tercinta dan tentu saja camilan yang mengandung protein baik untuk tumbuh kembang si kecil.


Beri cookies agar bayi tidak menggigit mainan
Image: pixabay


Nah, itulah Moms penyebab mengapa bayi menggigit mainannya dan cara mengatasinya. Tentu saja masing-masing Moms memiliki cara tersendiri untuk mengatasi kebiasaan anak menggigit mainannya, boleh banget sharing di kolom komen untuk saling memberi masukan dan semoga bermanfaat buat Saya juga pembaca lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mama's Choice Hand Gel, Hand Sanitizer Aman Untuk Bayi

Halo Moms, sebagai ibu baru tentunya banyak hal yang harus Saya gali, terutama soal kebersihan pada bayi. Bermain di lantai serta memasukkan benda ke dalam mulut merupakan hal yang normal bagi bayi, akan tetapi hal ini membuat para ibu khawatir dengan kesehatan anak, karena tentunya benda-benda tersebut terdapat bakteri dan kuman.  Dari apa yang Saya kutip menyatakan bahwa jumlah bakteri di tangan yang mencapai dua juta bakteri dapat menyebabkan diare dan penyakit pernapasan apabila kita tidak menerapkan cuci tangan yang baik dan benar. Mencuci tangan tentunya bisa dilakukan di tempat-tempat tertentu yang terdapat air dan sabun, namun ada kalanya kita akan mengalami kesulitan untuk menemukan air dan sabun tersebut, misalnya tengah melakukan perjalanan yang cukup jauh. Nah, kalau sudah begitu tentunya kita membutuhkan sesuatu yang dapat membunuh kuman namun tetap aman dipakai terutama oleh bayi, tentunya kita membutuhkan hand sanitizer.  Apakah Hand Sanitizer Aman Buat Bayi?  Perlu dik

6 Cara Mendidik Anak Sejak Usia Dini

Halo Moms, bagaimana perkembangan tumbuh kembang anaknya hari ini? Mulai dari usia 4 sampai dengan 5 tahun, anak sedang aktif-aktifnya untuk mengeksplorasi dan belajar banyak hal dari lingkungan di sekitarnya. Pada tahap ini juga anak biasanya sering kali membuat orang tua stres. Daripada stres menghadapi perilaku anak, sebaliknya sebagai orangtua, Moms harus memanfaatkannya untuk mengajarkan si Kecil banyak hal demi kemajuan tumbuh kembang anak.  Terdapat 6 cara yang bisa Moms semua terapkan untuk mendidik si Kecil, antara lain:  Memberikan Kasih Sayang yang Cukup Tidak bisa dipungkiri, anak akan lebih mudah menyerap pelajaran apabila diberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup dari orang tua. Namun sebaliknya, jika anak dididik dengan otoriter justru dapat membuat anak menjadi pembangkang dan sulit untuk diajarkan.  Mengajak Anak Belajar Sambil Bermain Belajar sambil bermain diyakini dapat membuat anak dapat dengan mudah menyerap apa yang diajarkan. Moms dapat

Pentingnya Membangun Bonding antara Ibu dan Anak

Halo, Moms. Bagaimana hubungan Moms dengan anak-anaknya? Semoga selalu baik-baik saja ya. By the way , diantara Moms pastinya sudah tahu ya betapa pentingnya membangun bonding antara Moms dengan buah hatinya? Nah, buat yang belum tahu apa itu bonding dan bagaimana cara membangun bonding tersebut, Moms bisa baca ulasan Saya.  Bonding atau ikatan antara ibu dan anak sebenarnya sudah terjadi sejak anak masih di dalam kandungan. Ikatan ini kemudian semakin kuat ketika si kecil terlahir ke dunia. Namun, dalam perjalanannya terkadang terjadi pergesekan dalam hubungan antara ibu dan anak ketika beranjak dewasa. Lalu, bagaimana sejatinya membangun bonding antara ibu dan anak yang tetap kuat hingga si anak tumbuh dewasa? Simak tipsnya berikut:  Tips Membangun Bonding antara Ibu dan Anak Meskipun terbilang sepele, namun bila Moms menerapkan langkah-langkah berikut, tentunya sedari dini ikatan antara ibu dan anak dapat terjaga dengan kuat hingga anak-anak dewasa, antara lain: