Pentingnya Membangun Bonding antara Ibu dan Anak

16 komentar

Halo, Moms. Bagaimana hubungan Moms dengan anak-anaknya? Semoga selalu baik-baik saja ya. By the way, diantara Moms pastinya sudah tahu ya betapa pentingnya membangun bonding antara Moms dengan buah hatinya? Nah, buat yang belum tahu apa itu bonding dan bagaimana cara membangun bonding tersebut, Moms bisa baca ulasan Saya. 

Bonding atau ikatan antara ibu dan anak sebenarnya sudah terjadi sejak anak masih di dalam kandungan. Ikatan ini kemudian semakin kuat ketika si kecil terlahir ke dunia. Namun, dalam perjalanannya terkadang terjadi pergesekan dalam hubungan antara ibu dan anak ketika beranjak dewasa. Lalu, bagaimana sejatinya membangun bonding antara ibu dan anak yang tetap kuat hingga si anak tumbuh dewasa? Simak tipsnya berikut: 

Tips Membangun Bonding antara Ibu dan Anak

Meskipun terbilang sepele, namun bila Moms menerapkan langkah-langkah berikut, tentunya sedari dini ikatan antara ibu dan anak dapat terjaga dengan kuat hingga anak-anak dewasa, antara lain: 
  • Dimulai Sejak si Kecil Dalam Kandungan.
Meskipun ikatan antara ibu dan anak telah terjadi secara alami, namun tetap harus dijalin dengan aktivitas bersama. Misalnya saja, ibu mengajak bicara calon bayi sambil mengelus perut, mendengarkan musik yang indah, lantunan Al-Quran (bagi muslim) dan membacakan cerita. 


  • Ketika Menyusui. 
Anak akan merasa sangat dekat, disayang dan terlindungi ketika kulitnya bersentuhan secara langsung dengan ibu selama proses menyusui. Ibu bisa sambil mengusap perlahan kepala anak atau mengelus kulitnya. Akan tetapi jangan lupa untuk memperhatikan anak selama kegiatan menyusui berlangsung, sehingga ibu bisa tahu kapan anak meminta waktu jeda atau ketika posisi menyusui tidak nyaman untuk anak.

  • Memperhatikan Respon si Kecil 
Ketika belum pandai berbicara, anak akan menangis, bergumam atau tertawa untuk berkomunikasi dengan ibu. Selalu perhatikan respon anak ketika berada di setiap situasi sehingga ibu dapat mengetahui apa yang diinginkan anak. Dengan begini anak akan merasa diberikan perhatian penuh. 

  • Jadilah Sahabat Anak
Libatkan anak untuk melakukan berbagai kegiatan menyenangkan bersama, seperti membaca buku, mendengarkan musik dan bermain. Jadilah pendengar yang baik ketika anak menceritakan keluh kesahnya, tentu saja dengan tidak langsung memberikannya nasihat yang akan membuat anak merasa seperti diatur-atur dan serba salah. Sebaliknya, ibu dapat memberikan solusi atau pemahaman tentang apa yang anak alami. Hal ini akan membuat anak percaya pada ibu sebagai sahabat untuk tempat berbagi cerita. 


  • Memperbaiki Hubungan yang Sempat Rusak 
Meskipun ibu sebagai orang tua, namun bukan berarti selalu benar. Kadang kala ada sikap dan perkataan ibu yang menyakiti anak, begitu pun sebaliknya. Segera perbaiki hubungan dengan saling meminta maaf. Sebab, jika hanya berdiam diri saja dan menunggu salah satu pihak untuk meminta maaf, maka tidak akan memperbaiki keadaan. 

Nah, Itulah Moms beberapa tips untuk membangun bonding antara ibu dan anak. Yuk, jadi ibu dan orang tua yang lebih bijak, sehingga ikatan antara ibu dan anak tetap kuat dan terjaga meskipun anak telah beranjak dewasa.

Sumber image: canva