Langsung ke konten utama

6 Cara Mendidik Anak Sejak Usia Dini


Halo Moms, bagaimana perkembangan tumbuh kembang anaknya hari ini? Mulai dari usia 4 sampai dengan 5 tahun, anak sedang aktif-aktifnya untuk mengeksplorasi dan belajar banyak hal dari lingkungan di sekitarnya. Pada tahap ini juga anak biasanya sering kali membuat orang tua stres. Daripada stres menghadapi perilaku anak, sebaliknya sebagai orangtua, Moms harus memanfaatkannya untuk mengajarkan si Kecil banyak hal demi kemajuan tumbuh kembang anak. 

Terdapat 6 cara yang bisa Moms semua terapkan untuk mendidik si Kecil, antara lain: 

Memberikan Kasih Sayang yang Cukup

Tidak bisa dipungkiri, anak akan lebih mudah menyerap pelajaran apabila diberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup dari orang tua. Namun sebaliknya, jika anak dididik dengan otoriter justru dapat membuat anak menjadi pembangkang dan sulit untuk diajarkan. 


Mengajak Anak Belajar Sambil Bermain


Belajar sambil bermain diyakini dapat membuat anak dapat dengan mudah menyerap apa yang diajarkan. Moms dapat melibatkan anak untuk ikut bermain dalam permainan edukatif, seperti melakukan eksperimen menyenangkan.


Memberikan Pujian

Tidak ada salahnya untuk memberikan pujian kepada anak apabila mereka melakukan sesuatu yang baik atau mereka meraih prestasi. Justru hal ini dapat memberikan motivasi agar anak-anak tetap berusaha yang terbaik. 


Memberikan Pemahaman Agama 


Agama dapat membimbing anak dan membentengi moral mereka ketika bergaul dengan masyarakat. Peran orang tua adalah mengenalkan dan memberikan pemahaman tentang agama kepada anak sejak usia dini. Selain itu, agama juga mengajarkan sikap dan saling tolong menolong terhadap sesama. 


Menggunakan Kata-Kata yang Baik dan Lembut

Perasaan anak sangat sensitif, sehingga jangan sampai kata-kata yang dikeluarkan oleh orangtua menyakiti dan membuat anak trauma. Hal ini akan membuat mereka menjaga jarak dengan orang tua bahkan hingga dewasa. Oleh karena itu, dalam berbicara kepada anak, terutama ketika sedang mengajarkan sesuatu, gunakanlah kata-kata yang baik dan lembut. Misalnya saja ketika anak tidak mau makan, maka bisa menggunakan kata-kata “Yuk, makan yuk, nanti nasinya nangis, lho!"


Memberikan Support

Dengan memberikan support ketika anak dalam tahap belajar, maka mereka akan merasa diperhatikan dan dianggap. Berikan support kepada setiap kegiatan positif yang dilakukan oleh anak. 

Nah, itulah enam cara yang dapat Moms praktikkan sebagai orang tua dalam mendidik si Kecil sejak usia dini. Diharapkan dengan adanya cara-cara ini akan membantu tumbuh kembang anak menjadi optimal.

*NB: image by Pixabay

Komentar

ipehalena.com mengatakan…
Yang masih PR banget buatku itu, menggunakan kata lembut saat anak lagi tantrum. Kadang butuh kekuatan ekstra banget buatku, untuk mengendalikan diriku sendiri. Tulisan ini pengingat banget. Semoga aku bisa seenggaknya mengendalikan diri lebih baik lagi
efrideplin.com mengatakan…
Memberikan support dan diberikan reward yang sederhana saja anak-anak sudah sangat berarti bagi mereka, Apalagi jika diberi lebih ya kak
Kokoh Hendra Liem mengatakan…
Sebagai orangtua perlu juga untuk saling mendengarkan apa permasalahan anak. Duduk bersama saling mengutarakan apa permasalahan mereka. Sehingga mereka mau terbuka kepada orangtua apabila setiap ada permasalahan.
arigetas.com mengatakan…
Mengajari anak melalui permainan atau kegiatan yang dia sukai, sudah aku terapkan mbak.. Hasilnya memang nyus banget, waktu itu kami menanam biji kacang hijau pada berbagai jenis larutan di dalam kapas. Anakku seneng banget euy.
blogger parenting mengatakan…
Anak usia dini memang sedang dalam tahap belajar ya Mba. Kadang beberapa ibu kurang sabar menghadapi anak usia 4-5 karena biasanya anak tersebut sudah mulai kritis.
Sitatur Rohmah mengatakan…
Setiap tahapan usia anak memiliki trik khusus dalam pengasuhannya,
? Jadi pola asuh harus disesuaikan dengan tahapan usia yang sesuai. Thanks sudah berbagi
Mutia Ramadhani mengatakan…
Anak usia dini itu butuh support, butuh apresiasi, butuh dipuji. Biarkan mereka melakukan kesalahan karena dari kesalahan itu mereka belajar. Biarkan mereka berimajinasi dengan caranya sendiri untuk menemukan kreasi. Duuh, jadi ingat anak sendiri di rumah.
Adinda Tami mengatakan…
Usia 4 tahun tingkah anak memang kerap bikin gemes tapi selain itu sering bgt saya merasa waktu cepat sekali berlalu. Tiba2 anak udah gede,
Vika Kurniawati mengatakan…
yes, dengan kata-kata lembut anak malah lebih paham dan patuh daripada bila dimarahi
Sitatur Rohmah mengatakan…
Setuju banget dengan poin-poin pada artikel ini, semoga anak bisa lebih dekat dan merasa dicintai
Nanik Nar mengatakan…
Kasih sayang yang cukup bisa membantu perkembangan psikologis yang baik bagi anak-anak
Ica Nafisah mengatakan…
Mba, sebaiknya pendidikan untuk anak usia dini lebih ke bermain atau ada saatnya serius ya?
Di fase ini ibu dan anak sedang intens2nya menguatkan bonding ya Mom, jadi penting banget deket terus main sambil belajar sm mamanya sendiri
Shafira Adlina mengatakan…
Betul Mbak itu kerasa banget saat doingnya jadi parents.. jadi orang tua mmg ga boleh berhenti belajar yaa
Fadli Hafizulhaq mengatakan…
Pendidikan anak usia dini ini sangat krusial ya Mbak, pasalnya di umur segitu orang tua memiliki kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai yang akan dipegang anak ketika sudah dewasa
steffifauziah mengatakan…
yap bener pemahaman agama itu penting ya, jangan sampai anak lupa akan agamanya. padahal itu dasar yang perlu diterapkan ke anak. bagus tulisannya mba, suka bacanyaa.
Celoteh Dini Hari mengatakan…
Paling enak belajar sambil bermain ya kak. Biar anak juga enjoy.. Biasanya lbh nangkep juga apa yg diajarkan

Bener ga sih?
Amel mengatakan…
Support untuk anak memang sangat penting ternyata untuk pendidikan anak sejak dini.
Dian Restu Agustina mengatakan…
Setuju Mbak..terutama pemahaman agama ya..Karena saat ini agama jadi dasar kuat untuk emngahdapi kehidupan di dunia nyata dan maya
Elva Susanti mengatakan…
Aamiin. Keep semangat
Elva Susanti mengatakan…
Iya kak. Pastinya
Elva Susanti mengatakan…
Bener banget kak. Sehingga sampai dewasa mereka akan mau terbuka
Elva Susanti mengatakan…
Hal sesederhana itu pun bisa bikin anak seneng banget ya.

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Membangun Bonding antara Ibu dan Anak

Halo, Moms. Bagaimana hubungan Moms dengan anak-anaknya? Semoga selalu baik-baik saja ya. By the way, diantara Moms pastinya sudah tahu ya betapa pentingnya membangun bonding antara Moms dengan buah hatinya? Nah, buat yang belum tahu apa itu bonding dan bagaimana cara membangun bonding tersebut, Moms bisa baca ulasan Saya. 
Bonding atau ikatan antara ibu dan anak sebenarnya sudah terjadi sejak anak masih di dalam kandungan. Ikatan ini kemudian semakin kuat ketika si kecil terlahir ke dunia. Namun, dalam perjalanannya terkadang terjadi pergesekan dalam hubungan antara ibu dan anak ketika beranjak dewasa. Lalu, bagaimana sejatinya membangun bonding antara ibu dan anak yang tetap kuat hingga si anak tumbuh dewasa? Simak tipsnya berikut: 
Tips Membangun Bonding antara Ibu dan AnakMeskipun terbilang sepele, namun bila Moms menerapkan langkah-langkah berikut, tentunya sedari dini ikatan antara ibu dan anak dapat terjaga dengan kuat hingga anak-anak dewasa, antara lain:  Dimulai Sejak si Kecil …